Banyak hal yang membuatmu bahagia,
banyak hal yang membuatmu sedih.
Hidup ini bukan semata untuk
dilalui begitu saja,
terkadang tersirat sejuta arti
diantara jejak yang kita tinggalkan dimasa lalu.
Masa lalu kerap sekali menyakitkan jika
cerita itu menyedihkan
dan bahagia jika cerita itu berakhir
bahagia.
Ungkapan dari hati seseorang tidak mudah
secara langsung untuk disampaikan kepada orang lain. Mengatakan Cinta, Kata
Maaf dan banyak hal lainnya.
Suatu hari itu terjadi pada kisahku, ya isi
blog ini bisa mengenai siapa saja, bahkan pengalaman orang lain bisa menjadi
isi blog ini.
Mengenang masa lalu, katakan saja bahwa aku
orangnya OLD (mmm kata orang aku suka lagu” jaman dulu, cerita-cerita jaman
dulu dan semua itu kenangan dimasa lalu yang sampai sekarang tak bisa
kuhilangkan)
Tulisan jadi cara paling kusukai untuk
mengenang semua yang telah aku lalui, kadang koleksi foto”, atau barang” yang
menurutku berharga akan terus tersimpan sampai suatu saat hilang sendiri.
Begitulah akhirnya cerita itu sampai disaat
aku memiliki banyak teman dan akhirnya satu-persatu hilang. Wah… Aku baru sadar
setelah membuka album di memori Laptopku.
Ya… aku tahu semakin dewasa semua orang
punya urusan masing”, pekerjaan pribadi dan akhirnya sebuah foto hanya bisa
jadi adalan untuk menikmati kenangan dijaman yang menyenangkan dulu.
OK, Langsung ke intinya saja
Apa yang aku rindukan saat ini? Khususnya
saat terakhir aku kuliah?
Yup, ada satu hal yang ku rindukan, dan aku
baru menyadari perasaan itu sekarang.
Foto ini berhasil membuatku mengingat
sebuah kisah paling hebat, air mata paling banyak terjatuh, pertikaian yang
menguji kesabaran, mental yang menjadi kuat dan Kebencian yang membuat luka.
Aku lupa mengucapkan beberapa kata setelah beberapa tahun berlalu. (Sebenarnya
bukan lupa, hanya saja aku menunggu sang waktu untuk membuatku perlahan
mengerti semuanya)
Bukan...
hanya saja ini arti dari sebuah pertemanan.
Aku
menempatkan diriku jauh diantara beberapa orang yang pernah menjadi tawa dan
pernah singgah dihidupku.
menyadari
itu ya inilah hidup bukan? bertemu dengan orang" yang hanya sekilas
dilembaran hidupmu, kemudian kamu akan bertemu lagi dengan orang lain.
Di
halaman cerita hidupku dan kau, tidak sedikit yang membuat kita terluka bahkan
akhirnya memilih untuk menangis sendiri diruang tertutup tak seorangpun ada
didalamnya.
Puing-puing
cinta yang remuk tak bisa disatukan lagi
ya..
kata maaf hanya sebuah kiasan yang terucap dari mulut siapa saja
Hati
yang patah tersembunyi dibalik indahnya senyuman seseorang
seakan
menjadi tamparan keras untuk diri sendiri
betapa
bodohnya.
Tarikan
napas perlahan membuat kita akhirnya lega, untuk sementara semua tentang kita
akan terhapus oleh waktu. Dan kelak Sang waktu yang akan mengembalikan
keadaannya
Terimakasih
atas kesempatan yang membuatku untuk mengerti arti kesungguhan dan apa arti
dari setiap proses yang kita hadapi. Kedewasaan membuatmu mampu untuk mengerti
setiap goresan luka yang perlahan sembuh, diantara kita perbedaan karakter yang
menjadi cerita unik untuk melengkapi bagian dari chapter cerita ini.
💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗

0 komentar:
Posting Komentar